Kasus dugaan mafia bola yang melibatkan enam terdakwa

Kasus dugaan mafia bola yang melibatkan enam terdakwa, Mbah Putih dkk, mulai disidangkan hari ini, Senin (6/5/2019) di Pengadilan Negeri Banjarnegara. Rencana sidang kali ini ialah memperdengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Humas Pengadilan Negeri Banjarnegara, Fitria Septriana, mengatakan dari lima berkas yang diterima PN, sidang dibagi menjadi dua majelis. Yakni, untuk terdakwa mantan komite wasit Priyanto, dan Anik Yuni Artika Sari (Tika), serta member Komisi Disiplin PSSI, Dwi Irianto alias Mbah Putih, ditangani satu majelis.

Ini dibagi menjadi dua majelis. Untuk terdakwa Priyanto, Anik Yuni Artika Sari (Tika) serta Dwi Irianto ditangani Raden Heddy Bellyandi, Farida Pakaya dan Refi Damayanti, sebutnya saat dijumpai di PN Banjarnegara, Senin (6/5/2019).

Sementara itu, terdakwa Tjan Ling Eng alias Johar, Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansyur Lestaluhu dan wasit perlombaan Nurul Safarid ditangani majelis Rudito Surotomo, Fitria Septriana, dan Angelia Renata.

Hari ini, dua majelis ini agendanya pembacaan dakwaan dari PJU. Nanti persidangan berikutnya akan digelar Kamis (9/5) esok hari dengan rencana pembacaan esepsi sekiranya ada tetapi sekiranya tidak seketika menghadirkan saksi, ujarnya.

Nantinya, sidang digelar dua kali dalam satu pekan. Yakni, tiap hari Senin dan Kamis.

Sidang juga dijalani tersangka kasus perusakan barang bukti pembatasan nilai sepakbola Indonesia, Joko Driyono (Jokdri), hari ini. Sidang dengan rencana pembacaan dakwaan akan diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Perkara Nomor 463/Pid.B/2019/PN JKT.Sel atas nama terdakwa Joko Driyono,sidang perdana Senin 6 Mei 2019, ujar Humas PN Jaksel, Achmad Guntur, saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (5/5/2019) malam.

Sidang digelar di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, pukul 13.00 WIB. Guntur mengatakan ketua majelis hakim yang akan menangani perkara Jokdri ialah Kartim Haeruddin, dan hakim anggotanya R. Iim Nurohim dan Sudjarwanto.

Ketua Majelis Kartim Haerudddin, hakim member R.Iim Nurohim dan Sudjarwanto, jelasnya.